Tag Archives: ceramah tentang akhlak

ceramah tentang akhlak – Akhlak tercela disebutkan Adabul mazmumah yakni Sikap dan perilaku yang jelek pada Allah, setiap orang dan makhluk lain dan lingkungan.

Ceramah tentang Akhlak : Akhlak Jelek atau Tercela (Al-Akhlaqul Madzmumah)

Supaya tiap muslim menghindar karakter tercela karena ini benar-benar menghancurkan kehidupan manusia, baik di kehidupan individu, keluarga, bermasyarakat atau kehidupan bernegara. begitupun jalinan dengan Allah. Hal nya misalnya:

Contoh Akhlak tercela ke Allah

  • Musyrik

Sebagai mempersekutukan (minta / meminta) selainnya ke Allah dengan makhluk-Nya. Seperti menyembah berhala juga terhitung dalam hati yang musyrik. Karena ini berlawanan dengan tuntunan tauhid.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

Dan (ingat-ingatlah) saat Lukman berbicara ke anaknya, saat ia memberikan pelajaran padanya, “Wahai anakku! Jangan sampai kamu mempersekutukan Allah, sebenarnya mempersekutukan (Allah) adalah betul-betul kezaliman yang besar.” (QS. Lukman : ayat 13).

  • Takabbur

Sikap menyombong diri dan tidak mengaku kekuasaan Allah di alam ini. Adapun yang mengakibatkan seorang jadi congkak, satu diantaranya karena rupa ganteng atau elok, posisi kedudukan yang tinggi, kekayaan dan lain-lain. Salah satunya ayat Allah yang menjelaskan ketakaburan manusia, QS. An-Nahl: 29

فَادۡخُلُوۡۤا اَبۡوَابَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا‌ؕ فَلَبِئۡسَ مَثۡوَى الۡمُتَكَبِّرِيۡنَ

“Karena itu memasuklah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu abadi didalamnya. Tentu itu seburuk-buruk tempat orang yang menyombong diri.”(Qs. An-Nahl : ayat 29).

  • Murtad

Sikap menukar kepercayaan diri dan berpindah ke kepercayaan lainnya dari agama islam / secara singkat keluar agama islam. Maka memperoleh hukuman riddah (hukuman mati) saat di akhirat nantinya. Seperti firman Allah:

ۗ وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَاُولٰۤىِٕكَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۚ وَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

“Barangsiapa murtad antara kamu dari agamanya, lalu ia mati dalam kekafiran, karena itu mereka itu percuma amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itu penghuni neraka, mereka abadi didalamnya.” (QS. Al-Baqarah : ayat 217).

  • Munafik

Sikap seorang yang tampilkan dianya bersandiwara / tidak ikhlas hatinya ikuti tuntunan Allah dan ini terhitung karakter membelot. Khianat juga disimpulkan tindakan menipu dan turunkan martabat dianya. Seperti firman Allah:

اَلْمُنٰفِقُوْنَ وَالْمُنٰفِقٰتُ بَعْضُهُمْ مِّنْۢ بَعْضٍۘ يَأْمُرُوْنَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوْفِ وَيَقْبِضُوْنَ اَيْدِيَهُمْۗ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

“Beberapa orang munafik lelaki dan wanita, satu sama lainnya adalah (sama), mereka memerintah (melakukan perbuatan) yang mungkar dan menahan (tindakan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (pelit). Mereka sudah lupakan ke Allah, karena itu Allah lupakan mereka (juga). Sebenarnya beberapa orang munafik itu beberapa orang yang fasik.” (Qs. At-Taubah : ayat 67)

Adapun pertanda orang munafik, menurut sebuah Hadis Rasulullah SAW, Bersabda:

“Pertanda orang munafik itu ada tiga (yakni) jika bicara dia bohong, jika janji dia melanggar dan jika diserahi amanah dia nakal.” (HR. Bukhari, Muslim)

Ceramah tentang Akhlak : Contoh Akhlak tercela kepada Manusia

Perilaku atau sikap seorang pada sama-sama yang tidak sesuai tuntunan bimbingan Al-qur’an dan hadis salah satunya:

  • Gampang geram (Al-Ghadhab) : Yakni keadaan emosi yang tidak dapat termonitor yang menyebabkan sikap yang tidak membahagiakan seseorang.
  • Iri Hati atau dengki (Al-Hasadu) : Yakni sikap seorang yang ingin hilangkan kebahagian / kepuasan seseorang dan rasa ingin gagalkan kebaikan seseorang karena sukses jadi lebih baik dan sukses.
  • Mencaci-maki (Al-Ghiiba) : Yakni sikap seorang yang memprovokasi seseorang tidak untuk sukai ke seorang dan mengulas buruknnya.
  • Melakukan perbuatan aniaya (Al-Zhulmu) : Yakni tindakan yang hendak bikin rugi seseorang baik materi atau non-materi. Dan beberapa menjelaskan, seorang yang ambil hak seseorang.
  • Pelit (Al-bukhlu) : Yakni sikap seorang yang tidak ingin menolong seseorang, baik pada hal jasa atau materi.

Beberapa aktor akhlak jelek ini sering karena minimnya pengetahuan atau pengajaran kepribadian untuk membandingkan yang mana baik dan jelek. Oleh karenanya, penting untuk kita untuk memberikan nilai-nilai baik pada orang sekeliling kita atau pelajarinya lewat buku Pengajaran Akhlak/Kepribadian Berbasiskan Teori Kognitif.

Inilah ceramah tentang akhlak yang penting untuk kita pelajari.