Bacaan Wasiat Taqwa Khutbah Jumat yang Sering Digunakan Khotib

Bacaan Wasiat Taqwa Khutbah Jumat yang Sering Digunakan Khotib

Bacaan wasiat taqwa khutbah jumat harus disampaikan oleh Khatib. Sebab wasiat takwa termasuk rangkaian rukun khutbah jumat yang tidak boleh terpisahkan.

Wasiat takwa merupakan ajakan khatib terhadap jamaahnya agar memperbaiki serta meningkatkan nilai keimanan pun juga ketakwaan. Sebab, keduanya adalah bekal keselamatan dunia akhirat paling utama.

Tanpa adanya wasiat takwa, khutbah jumat menjadi tidak sah. Yuk lengkapi teks khutbah jumat yang menggetarkan jiwa dengan menambahkan kumpulan contoh wasiat taqwa berikut ini.

Bacaan Wasiat Taqwa Khutbah Jumat Bahasa Indonesia

  • Puji dan Syukur hanyalah milik Allah SWT. Berkat Rahmat-Nya, kita semua dapat beribadah dan mengabdi kepada-Nya setiap saat untuk meraih keridhaan-Nya. Dalam kesempatan mulia ini, mari untuk terus berupaya meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT. taqwa dalam arti yang sebenarnya.
  • Dari mimbar agung ini, khotib sampaikan wasiat taqwa kepada diri kami pribadi dan jemaah sekalian, dengan segala perhatian kita, mari jalankan perintah Allah dan tinggalkan larangannya. Dengan begitu, semoga kelak kita akan selamat dunia akhirat, aamiin.
  • Tak henti-hentinya khotib selalu menekankan kepada jamaah/pendengar dalam khutbah mingguannya bahwa sebagai hamba Allah, kita harus selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Dengan meningkatkan ketaatan serta ibadah kepada Allah, semoga kita termasuk orang-orang dicintai serta diridhoi oleh Allah SWT.
  • Mari kita tingkatkan taqwa kepada Allah Azza wa Jalla. Taqwa merupakan ungkapan rasa syukur seorang hamba atas segala nikmat yang Allah karuniakan terhadap kita, seperti nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan serta nikmat kesempatan.
  • Marilah kita selalu bertakwa kepada Allah dan selalu berdoa memohon rahmat dan pertolongan-Nya. Agar dapat melakukan apa yang diperintahkan serta dapat menjauhi segala larangan-Nya, aamiin.
  • Khotib berwasiat kepada diri pribadi serta mengajak jemaah sekalian agar selalu mengabdikan diri kepada Allah dengan pengabdian yang benar. Marilah ucapkan syukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Dia berikan kepada hamba-Nya. Terutama karunia iman yang mendorong kita semua untuk menjadi istiqamah dalam melaksanakan setiap perintah-Nya.
Baca Juga :  Keutamaan Sedekah Anak Yatim yang Jarang Orang Ketahui

Bacaan Wasiat Taqwa Khutbah Jumat Bahasa Arab 

  • يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

    yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha ḥaqqa tuqātihī wa lā tamụtunna illā wa antum muslimụn

    “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (Ali Imran ayat 102)

  • ushikum waiyyaya bitaqwallah…” atau “usikum wa nafsi bitaqwallah” (Aku wasiatkan kepada jamaah dan aku sendiri agar bertakwa kepada Allah).
  • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

    “Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS An-Nisaa’: 136).

  • اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
    “Bertakwalah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya akan dapat menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (Hadits Riwayat At-Tirmidzi).
  • وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ

    Berbekallah kamu, sesungguhnya sebaik-baik bekal itu adalah taqwa.” (QS. Al-Baqarah[2]: 197)

Dengan menghapal setiap bacaan wasiat taqwa, khutbah jumat pun menjadi sah pelaksanaannya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya. Terimakasih.