pengertian sedekah

Pengertian Sedekah yang Sering Dilupakan oleh Kaum Muslimin

Pengertian sedekah – Tahukah kamu, ternyata pengertian sedekah itu sangat luas. Sedekah bisa bermakna mengeluarkan sebagian harta di jalan Allah kepada orang yang pantas dengan niat ikhlas untuk Allah Taala. Sedekah juga bermakna setiap amal kebaikan yang diniati untuk mengharap ridha Allah.

Kamu memasukkan Rp. 5.000 ke kotak infaq masjid itu sedekah. Kamu tersenyum dan memberikan salam kepada saudaramu, itu juga sedekah. Kamu memberikan whiskas kepada kucing yang ada di komplekmu, itu termasuk sedekah.

Sedekah tidak selalu tentang harta. Oleh karena pengertian sedekah yang luas, sehingga hakikatnya siapapun bisa sedekah sesuai dengan kondisinya masing-masing. 

Pengertian Sedekah sesuai Hadits Rasulullah

Tahukah kamu bahwa dahulu kala Nabi Muhammad memiliki banyak sahabat dekat. Ada diantara mereka yang kaya, tak sedikit pula yang tidak berada.

Suatu ketika ada salah satu sahabat Nabi yang galau. Ia merasa iri terhadap sahabat nabi yang kaya, dimana mereka bisa sedekah kapanpun mereka mau. Sedangkan ia, menghidupi kebutuhan pokoknya pun harus bersusah payah dahulu.

Baca juga : tausiyah tentang sedekah

Salah seorang sahabat bertanya; “Bagi orang seperti kami bagaimana bisa bersedekah, wahai Rasulullah?” Nabi bersabda :

  • “Sesungguhnya pintu kebajikan itu (sedekah) ada banyak. Mengucapkan tasbih, tahmid, takbir, tahlil dengan khidmat dan khusyu’ adalah sedekah.
  • Mengajak orang kepada yang baik dan melarang dari yang mungkar adalah sedekah.
  • Menyingkirkan batu dari jalan untuk memudahkan orang lewat adalah sedekah.
  • Menuntun orang buta menyeberang jalan adalah sedekah.
  • Memberi petunjuk kepada orang yang bertanya kepadamu adalah sedekah.
  • Membantu orang-orang yang lemah dengan kekuatan dua betismu dan dua lenganmu adalah sedekah.
  • Bahkan senyumanmu ketika berhadapan dengan saudaramu, juga termasuk sedekah.” (Muttaqun alaihi).
Baca Juga :  Sedekah di Hari Jumat dan Keutamaannya

Berdasar pengertian sedekah diatas, seharusnya bisa dong kita sedekah sekarang juga? Sedekah tak sekedar soal seberapa banyak jumlah yang kamu sedekahkan. Tapi juga seberapa baik kualitas niat kita saat memberi sedekah.

Rasulullah bersabda,

إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian, akan tetapi Allah melihat kepada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim)

(Ilustrasi) Suatu saat ada 2 orang pemuda yang sama-sama bersedekah sebesar Rp. 50.ooo ke suatu masjid. Keduanya nampak ikhlas dalam memberi sedekah. Diketahui bahwa pemuda pertama dikenal memiliki tabungan yang banyak, sedang pemuda lainnya hanya seorang penjual es dawet yang baru saja di PHK perusahaannya.

Kira-kira, pemuda manakah yang bakal menerima balasan pahala sedekah yang lebih besar?

Terkait peristiwa itu, Rasulullah telah menggambarkannya dalam sabdanya : “Satu dirham bisa mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu dapat terjadi Ya Rasulullah?” Beliau bersabda, “Ada seseorang yang mempunyai dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An-Nasai dan Imam Ahmad).

Hai Bro, apa yang Allah ingin lihat dari kita adalah kita sedekah, yang penting sedekah, berapapun dan apapun itu. Ketika kamu bersedekah, hakekatnya kamu telah mengakui dan mengimani apa yang Allah perintahkan, pasti ada balasan pahala yang sedang menantimu. Kamu bisa pelajari lebih lanjut seputar pengertian dan macam sedekah pada postingan lainnya. 

Rasulullah bersabda 

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

“Berlindunglah kalian dari neraka walaupun hanya dengan sedekah separuh kurma. Barangsiapa yang tidak mampu, maka bersedekahlah dengan ucapan yang baik.” (HR. Bukhori)

Baca Juga :  Kita Bersedekah Sesuai dengan Apa?

Dengan begini, sedekah itu sangat mudah, bukan? Mari bersedekah mulai hari ini dan seterusnya.

Allah menjanjikan sesuatu yang indah, bagi mereka yang ikhlas menginfakkan hartanya di jalan Allah Taala. Dia berfirman didalam hadits qudsi :

يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ.

“Wahai anak Adam, berinfaklah niscaya Aku akan menafkahimu.” (HR. Muslim).

Bukankah janji Allah itu pasti benar dan nyata? Masihkah ada keraguan dihatimu untuk infak dan sedekah, bro? Selain hadis tersebut, Allah Taala berfirman didalam surah Saba ayat 39 :

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Apa saja yang kalian infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

Setelah pengertian sedekah ini jelas, maka mari kita niatkan diri untuk bersedekah. Jangan takut harta berkurang, bukankah tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya? lantas apa yang membuat kita ragu untuk sedekah? Mari instrospeksi diri kembali, bro.

Pengertian Sedekah yang Lengkap

Temukan informasi penting lainnya, hanya di Media Informasi Terkini, Nexmedia.