bayar sedekah kepada orang tua

Bayar Sedekah kepada Orang Tua yang sudah Meninggal, Bisakah?

Bayar sedekah Kepada Orang Tua merupakan hal penting yang harus Anda prioritaskan sebagai bentuk rasa syukur pada Allah SWT. Coba lihat apa yang Anda miliki selama ini, sudahkah Anda mengucap hamdalah? Rasa syukur tidak hanya diluapkan dengan ucapan saja, tetapi harus didukung tindakan menafkahkan harta yang dimiliki di jalan Allah SWT.

Meski orangtua sudah meninggal dunia pun, Anda tetap bisa melakukan bakti kepada mereka agar bisa memberikan manfaat untuk orangtua di alam kubur. Bolehkah bayar sedekah yang pahalanya diberikan kepada mereka yang sudah meninggal? Bila Anda masih ragu hendak memberikan harta di jalan Allah SWT yang pahala diatasnamakan orangtua yang sudah meninggal, maka wajib tahu hadist yang diriwayatkan H.R. Al-Bukhari.

Suatu hari, ada seorang pemuda yang datang ke hadapan Rasulullah SAW dan bertanya pada beliau, “Ibuku telah meninggal dunia, seandainya ia masih hidup mungkin ia akan mengatakan bahwa ia akan menyedekahkan Seluruh Hartanya di Jalan Allah. Wahai Rasulullah SAW bolehkah aku bersedekah atas namanya?”, kemudian Rasulullah SAW pun menjawab, “Boleh.”

Baca juga : ceramah tentang bersedekah

Bayar sedekah kepada Orang Tua yang sudah Meninggal

Meraih ridho Allah Taala sangatlah mudah jika hubungan kita baik dengan kedua orang tua. Jika hati mereka senang, lapanglah hidup kita. Jika hati mereka tersakiti, maka bersiaplah akan datangnya azab.

Berbuat baik kepada keduanya adalah suatu keharusan. Setiap kebaikan dapat bernilai sedekah. Sebagai anak, cara bayar sedekah kepada orangtua adalah dengan membuat hatinya bahagia dan tidak menambah beban hidupnya semakin berat.

Namun sayangnya, tidak semua anak mendapat kesempatan bayar sedekah kepada mereka. Ada yang tak sempat membahagiakan keduanya lantaran mereka meninggal dunia sebelum sang anak sukses dengan segala karir dan prestasinya.

Baca juga : Contoh Sedekah yang Paling Utama

Maka, bagaimana cara bayar sedekah untuk orang tua?

Bayar sedekah mengatasnamakan orangtua yang sudah meninggal merupakan cara paling baik untuk berbakti pada mereka. Apabila Anda menginginkan orangtua mendapatkan kebaikan dan keberkahan di alam kubur hingga akhirat kelak, maka lakukan amalan-amalan berikut :

Baca Juga :  Sedekah di Hari Jumat dan Keutamaannya

1. Selalu Memohonkan Ampun pada Allah SWT

Manusia merupakan tempat melakukan salah dan dosa sehingga khilaf terjadi kapan saja. Selalu mohonkan ampun kepada Allah SWT atas semua dosa yang dilakukan orangtua selama masih hidup agar diberi ampunan di alam barzah dan akhirat kelak. Anak Adam yang sholeh atau sholehah merupakan harta paling berharga agar bisa memberikan keberkahan untuk orangtua selama hidup di dunia dan akhirat.

2. Menyebarkan Ilmu yang Bermanfaat

Sebarkan ilmu yang bermanfaat walau hanya satu huruf pun, maka Anda bisa menjadi anak yang berbakti pada orangtua. Ilmu Anda akan terus menjadi amalan jariyah yang bisa bermanfaat untuk diri Anda sendiri dan orangtua, meski raga sudah tiada kelak.

3. Menjaga Nama Baik dan Hubungan dengan Saudara atau Sesama Muslim

Selalu jaga nama baik orangtua meski ia telah tiada serta menjaga silaturahmi dengan saudara, teman atau sesama muslim yang mengenal orangtua dengan baik. Tidak menjelekkan orangtua atau aib orang yang sudah meninggal merupakan kewajiban anak agar bisa memberikan kehidupan yang berkah, termasuk menjaga nama orangtua di depan orang lain.

Baca juga : cara sedekah subuh 40 hari

4. Melunasi Hutang dan Menjalankan Wasiat Orangtua

Sebagai anak yang baik dan berbakti, maka Anda harus melunasi hutang-hutang orangtua dan menjalankan wasiat mereka sebaik mungkin. Apalagi wasiat yang berada di jalan Allah SWT, maka tunaikan bila ada kesanggupan diri melaksanakan hal tersebut.

Bayar Sedekah untuk Orang Tua setiap Jum’at

Bayar sedekah bisa dilakukan kapan saja, bahkan setiap hari selama Anda bisa memberikan sebagian harta di jalan Allah SWT. Bahkan senyum yang Anda berikan pada orang lain merupakan sedekah yang mulia. Tidak hanya harta saja, sedekah bisa berwujud tenaga, pikiran dan ilmu yang bermanfaat untuk orang lain, kok.

Baca Juga :  Keutamaan Sedekah Makanan kepada Orang yang Membutuhkan

Bila Anda memiliki kelebihan harta, maka luangkan memberikan sedekah setiap Jum’at sebab pahala yang diberikan berlipat ganda. Niatkan pahala yang Anda dapatkan dari sedekah Jum’at untuk orangtua yang meninggal dunia lebih dulu. Niscaya apa yang Anda niatkan tulus tanpa unsur riya’ akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah SWT untuk orangtua yang sudah meninggal di alam kubur.

Perintah Sedekah kepada Orang Tua

Pada dasarnya, kita bebas bersedekah kepada siapa saja. Namun, Islam menunjukkan bahwa menyejahterakan orang terdekat itu lebih utama dibandingkan sedekah kepada orang lain. Sebab, kita memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan kebutuhan kesehariannya. 

Jika kita merujuk pada Quran dan hadits, maka ditemukan perintah sedekah yang paling utama itu kepada siapa. Allah Taala berfirman dalam Quran Surah al Baqarah ayat 215 :

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Mereka bertanya tentang apa yang mereka infakkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu infakkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.

Pada Tafsir Jajalayn, Asbabun Nuzul Surah al Baqarah ayat 215 ini bermula saat Amar bin Jamuh bertanya kepada Nabi Muhammad Saw. Ia menanyakan seputar apa yang perlu dinafkahkan dan kepada siapa dinafkahkannya. Rasulullah menjawab bahwa boleh menafkahkan apa saja yang baik-baik. Adapun urutan orang yang lebih berhak menerimanya ialah ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.

Tidak ada batasan tentang apa saja yang disedekahkan, memudahkan kita dalam bersedekah. Jika kita telusuri, sedekah yang paling utama baik kepada orang tua dan lainnya, hendaknya adalah sesuatu yang baik-baik dan yang ia sukai. 

Allah Taala berfirman : 

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui.” (Quran Surah Ali Imran ayat 92)

Menurut Tafsir Kemenag RI, agar kita menuai keutamaan sedekah, maka menginfakkan sebagian harta yang kita cintai dengan cara yang baik dan tujuan yang benar. Allah Maha Mengetahui atas niat dan tujuan kita saat berinfak. Maka, penting sekali untuk menata niat sedekah semata-mata karena Allah dan berusaha menjauhkan diri dari sifat riya dan sum’ah. Jika sedekah dilakukan dengan benar, maka mudah bagi Allah membalasnya dengan kebaikan di dunia maupun akhirat.

Baca Juga :  Kita Bersedekah Sesuai dengan Apa?

Dengan demikian, saat kita ingin menunaikan atau bayar sedekah, perlu mempersiapkan sesuatu yang baik dan indah. Jika kita memiliki rezeki berlebih, maka bisa memberi sedekah kepada orang tua dengan sesuatu yang sangat ia senangi.

Apabila orang tua telah meninggal, maka kita bisa memberi sedekah kepada mereka berupa sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Contoh bayar sedekah jariyah untuk orang tua yang telah meninggal adalah membangun masjid, menggali sumur untuk panti asuhan, membelikan al Quran dan Kitab untuk pondok pesantren. Contoh bayar sedekah lainnya adalah melaksanakan setiap wasiatnya dan menjaga silaturahmi.

Bagaimana dengan kita yang serba terbatas hartanya untuk sedekah kepada orang tua yang sudah meninggal? Barangkali ini menjadi kegalauan sebagian anak. Keterbatasan harta menjadikannya sulit berinfak di masjid dalam jumlah besar. 

Jika demikian kasus yang terjadi, maka ada beberapa contoh sedekah kepada orang tua yang sudah meninggal. Contohnya, senantiasa mendoakan dan memohonkan ampunan kepada keduanya, mengamalkan ilmu yang telah mereka ajarkan, dan memaksimalkan wasiat mereka untuk kepentingan ummat di jalan Allah Taala.

Dengan segala kemudahan cara bayar sedekah kepada orang tua, maka tidak ada alasan untuk kita menunda bayar sedekah semampunya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu, aamiin.

Temukan informasi penting lainnya, hanya di Media Informasi Terkini, Nexmedia.

Tinggalkan Balasan