ceramah ustad somad
ceramah ustad somad - nexmedia

Ceramah Ustad Somad : Rangkuman Ceramah Singkat

Ceramah Ustad Somad – Ustadz H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D (UAS) adalah seorang dai asal Pekanbaru (Riau) yang sangat terkenal. Beliau dikenal sebagai ustadz yang suka membawakan ceramah lucu dengan gaya penyampaiannya yang mudah dicerna karena keilmuannya yang mendalam. Ketenarannya sudah tak diragukan lagi, bahkan sampai ke luar negeri.

Setiap pengajiannya, selalu dipenuhi jamaah. Bahkan, pengajian online beliau pun sangat digemari, baik di Youtube dan Instagram. Akun Instagram UAS adalah ustadzabdulsomad_official, telah diikuti oleh 5.6 Juta follower. Adapun akun Youtube UAS adalah Ustadz Abdul Somad Official, telah disubscribe oleh 2.2 Juta subscriber.

Biografi Ustad Somad, beliau pernah mengenyam pendidikan di ; S1 Universitas Al Azhar di Mesir, S2 Universitas Darul Hadits di Sudan, dan S3 Oumdurman Islamic di Sudan.

Ceramah Ustad Somad : Kumpulan Ceramah Singkat

Postingan ini didedikasikan untuk kamu yang sedang mencari teks kultum singkat. Kumpulan ceramah ustadz Abdul Somad ini dikutip dari beberapa video youtube beliau dan dipetik intisarinya.

Ringkasan Ceramah Ustadz Abdul Somad Terbaru

  • Ceramah Ustad Somad Tentang Wanita

إِنَّا خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ أَمْشَاجٍ نَّبْتَلِيهِ فَجَعَلْنَاهُ سَمِيعًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. “(QS. Al-Insan ayat 2)

Ringkasan Ceramah Ustadz Abdul Somad : “Anak di dalam (perut) sudah Sami’ (mendengar), sudah bisa mendengar Bashira (melihat). Dia akan mendengar apa yang didengar oleh ibunya, dia sudah melihat apa yang dilihat oleh ibunya. Ibu banyak-banyak Baca ayat ini “Bismillahirrohmanirrohim, Ar Rahman allama Alquran, khalaqal Insan, allamahul Bayan” Ibu mesti banyak-banyak baca Surah ar-Rahman.”

Ceramah Ustad : “Tapi kata Kiai, perlu banyak baca surat Yusuf. Ya nggak papa juga, habis baca ar-Rahman, bacalah Surah Yusuf. (Ustad Somad) : Kenapa disuruh baca surat Yusuf, supaya anaknya kuat imannya seperti Iman Nabi Yusuf. Ketika ia diajak Zulaikha untuk melakukan perbuatan dosa, tidak mau. Apa kata dia, “inni akhaafullah”, aku takut kepada Allah Swt.”

Ceramah Ustad : “Itu tujuan Kyai menyuruh ibu hamil baca surat Yusuf. Tapi Jamaah ini salah sangka, begitu anak lahir komplain. Kemarin Kyai menyuruh saya baca surat Yusuf, ini anaknya lahir kok nggak seperti Nabi Yusuf?!. (Ustad Somad) : Dibayangkannya anak ini akan lahir, matanya biru, kulitnya putih, rambut ikal, hidung mancung.”

Abdul Somad : “Kyai Enggak marah, kyai senyum aja. Ini anak saya kok nggak ganteng, padahal sudah baca Surah Yusuf. Kata kyai “bojone endi? (suaminya mana)”. Datanglah suaminya, “yo, podo. Ya samalah sama bapaknya!” ujar kyai.”

  • Ceramah Ustad Somad Tentang Jodoh

Kutipan Ceramah Ustad Somad : “Kalian yang gadis-gadis, nikahlah kalian dengan laki-laki yang Paham agama. Kalau kau menikah karena gantengnya, cuman tahan 10 tahun, habis itu giginya tanggal. Oleh sebab itu Menikahlah dengan dia karena agamanya.”

إِذَا جَاءَكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِيْنَهُ وَخُلُقَهُ فَأَنْكِحُوْهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسَادٌ

“Apabila datang kepada kalian seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya (untuk meminang wanita kalian) maka hendaknya kalian menikahkannya dengan wanita kalian. Bila tidak, akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan.”


 Abdul Somad : “Kalau datang kepadamu orang yang baik agamanya, baik akhlaknya, nikahkanlah. (Ceramah Ustad) Wahai bapak-bapak yang punya anak gadis, kalau kau menjadi seorang wali, lalu datang kepadamu seorang laki-laki yang baik agamanya, baik akhlaknya, wa zawwijuhu, karena itulah yang kekal abadi.”

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِيْ الدِّيْنِ

“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan padanya, Allah akan pahamkan ia dalam urusan agama.“ Karena kalau anak (pemuda) ini paham agama, dimuliakannya lah (anak ibu).

  • Ceramah Singkat tentang Ibu oleh Ustadz Abdul Somad

Rangkuman Ceramah Ustad Somad : “Jangan main-main dengan ibu”.

Ustad Abdul Somad : Datang seorang laki-laki, “Ya Rasulullah Izinkan aku mati syahid, karena orang yang mati syahid itu tidak akan merasakan sakratul maut. “illa kal qors” seperti cubitan pada tangan. Izinkan aku mati syahid, karena kalau aku mati syahid, tidak akan ada azab kubur. Izinkan aku mati syahid, karena kalau aku mati syahid tidak akan ada hisa, langsung masuk surga.

Nabi bertanya “Alaka min ummin” (apakah ibumu masih hidup)? Ibumu ada di rumah? Ya!. Ilzam rijlaiha fa tsammal jannah (urus tapak kakinya akan kau dapati surga di sana).

Ustad Somad : Tak perlu kau mati syahid, tapak kakinya kau urus, kau dapati surga di sana. Kalau tapak kakinya kau urus, kau dapat surga. Apalagi kau urus kepalanya, apalagi kau kurus badannya. Pulang dari sini, urus Ibumu. (Ceramah Ustad) Mandikan dia, belikan pakaian, cari makanan kesukaannya. Jika (ibu) sudah meninggal, maka kau datang ke sana (Ke kubur untuk mendoakannya).


Datang seorang laki-laki kata Nabi Shallallahu salam, “nanti akan ada laki-laki yang datang kemari, Minta doanya, doanya kabul. Sahabat heran. (sahabat) kami yang hidup sama nabi, kami yang perang sama nabi kami, kami yang jihad sama nabi, Kenapa musti minta doanya, (sedangkan) dia tidak pernah ketemu nabi.

Abdul Somad : “Pokoknya nanti kalau dia datang, minta doa sama dia”. Setelah Nabi Shalallahu meninggal, barulah dia datang. Orang itu bernama Uwais al Qorni. Kenapa doanya makbul, (sebab) dia merawat ibunya. (Ceramah Ustad) : “Kalau ibumu kau rawat, doamu dikabulkan Allah Swt.”

“Ya Rasulullah, man ahabbun naas min shohabati” (Siapa yang paling layak mendapatkan baktiku)?. (Rasulullah) Ummuka!. Siapa lagi? Ummuka!. Siapa lagi? Ummuka!. ibumu ibumu ibumu!. tsumma man? Abuuka. Kenapa ibu dapat tiga? karena Ibu bisa melakukan tiga; ibu mengandung, ibu melahirkan, dan ibu menyusukan.

  • Ceramah Ustadz Abdul Somad tentang Ilmu

Petikan Ceramah Ustadz Abdul Somad : Jihad dengan Menuntut Ilmu 

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Barang siapa keluar dalam rangka menuntut ilmu, maka dia berada di jalan Allah sampai ia kembali.”

Ustad Somad : “Siapa yang keluar rumah dengan niat menuntut ilmu, fahuwa fii sabiilillah (maka dia sama seperti orang yang berjihad di jalan Allah). Sampai kapan? Hatta Yarji’a (Sampai ia pulang ke rumah).”

Pesan Ceramah Ustadz Abdul Somad : “Tapi, jangan gara-gara hadits ini gak pulang-pulang. “ente kok gak pulang, nak? Mama sudah rindu.” (anak) : “kata ustad, makin lama makin banyak pahalanya.  Pahala (menuntut ilmu) betul, tapi berbakti kepada orangtua juga bagian dari jihad.”

  • Ceramah Ustadz Abdul Somad tentang Sholat

Intisari Ceramah Ustad Somad : “Yang pertama, akidah harus baik. Yang kedua, ibadah.”

“Ibadah yang paling pertama ditanya di padang mahsyar adalah Sho … Sholat, apa pulak Somad! Ibadah yang paling pertama ditanya nanti adalah Sho .. Sholat.”

Ceramah Ustad : “Buuu …. Kalau anaknya umur 7 tahun, suruh (sholat). Kalau anaknya umur 10 tahun, pukul (jika tidak sholat). Ustaaaad, menyuruh anaknya (untuk sholat) senang, menyuruh bapaknya payah! Ternyata laki (suami) tak sembahyang.”

“Walaupun hidup seribu tahun, kalau tak sembahyang apa gunanya. Walaupun hidup seribu tahun, kalau tak sembahyang apa gunanya.”

Pesan Ceramah Ustadz Abdul Somad : “Maka sholatlah, wahai adik-adikku. Beda laki-laki dan perempuan, kalau perempuan sholat di rumah, laki-laki sholat di masjid. Laki-laki yang sholeh sholatnya di masjid, kalau ada laki-laki sholat di rumah (itu) laki-laki sholehah.”

Inilah beberapa contoh ceramah Ustad Somad yang bisa dipetik hikmahnya. Masih banyak lagi cabang ilmu yang perlu kita perdalam. Maka, giatlah dalam menuntut ilmu untuk menyempurnakan ibadah kita.

Kamu bisa gunakan ringkasan ini sebagai bahan berceramah, baik dari sisi materi, mimik atau cara penyampaiannya. Jangan bosan untuk terus belajar. Jadilah dari bagian sekelompok yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Berlomba-lomba dalam amar ma’ruf nahi munkar, insya Allah kita akan temukan sisi kebaikan dari usaha tersebut.

Semoga kita tergolong hamba Allah yang bertakwa yang senantiasa setia melaksanakan perintahNya, dan menjauhi laranganNya. Semoga kita termasuk hambaNya yang diberikan Hidayah, dijauhkan dari maksiat dan diringankan hisabnya kelak di hari kiamat, aamiin.

Temukan informasi penting lainnya, hanya di Media Informasi terkini, Nexmedia.

Baca Juga :  Kultum Singkat tentang Sedekah di Bulan Ramadhan

Tinggalkan Balasan