hadist tentang sedekah
dalil tentang sedekah

Hadist tentang Sedekah Lengkap Beserta Ayatnya

Hadist tentang Sedekah – Kamu tentunya sudah mengetahui bahwa dalam beragama kita mesti memiliki dasar perintah maupun larangannya. Kita harus selektif dalam melaksanakan suatu ibadah, tak bisa sembarangan.

Menurut kaidah ushul fiqih, setiap hukum asal ibadah itu terlarang, terkecuali disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya, seperti sholat itu wajib karena ada dalil yang memerintahkannya. Sebaliknya, hukum asal bermuamalah adalah boleh, terkecuali terdapat dalil yang melarangnya. Akibatnya, kita perlu dalil tentang sedekah sebelum ingin menunaikannya.

Berdasar pada ayat tentang sedekah pada Surah al Hadid ayat 7, ditemukan bahwa hukum asal sedekah adalah sunnah untuk dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun. 

Baca juga : kultum tentang sedekah singkat

Jika kita maknai ayat tentang sedekah ini, niscaya kita akan rajin bersedekah. Allah Taala berfirman :

اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاَنْفِقُوْا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُّسْتَخْلَفِيْنَ فِيْهِۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَنْفَقُوْا لَهُمْ اَجْرٌ كَبِيْرٌ

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan kamu sebagai penguasanya (amanah). Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar. [QS. al Hadid ayat 7].

Yuk, mari kita tuai sebanyak mungkin pahala berdasar ayat tentang sedekah diatas.

Hadist tentang Sedekah yang Paling Utama

  • Sedekah kepada Orang Terdekat

“Pak, saya mau banget jadi Baim Wong biar bisa sedekah sana-sini kepada orang yang membutuhkan”. 

Hi bro, tidakkah kamu coba bersedekah kepada orang-orang di sekitarmu? Mari pelajari dalil tentang sedekah kepada orang terdekat.

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: ( قِيلَ يَا رَسُولَ اَللَّهِ: أَيُّ اَلصَّدَقَةِ أَفْضَلُ? قَالَ: “جُهْدُ اَلْمُقِلِّ، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ” ) أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ، وَأَبُو دَاوُدَ، وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ، وَابْنُ حِبَّانَ، وَالْحَاكِمُ

Baca Juga :  Ayat tentang Sedekah dapat Mendatangkan Rezeki Melimpah

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya: “Wahai Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “sedekah orang yang tak punya, dan mulailah (memberi sedekah) atas orang yang banyak tanggungannya.” Dikeluarkan oleh Ahmad dan Abu Dawud. Hadis shahih menurut Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Hakim. [Hadis No. 654]

Baca juga : pidato tentang hari kiamat

Sedekah kepada orang tua adalah yang paling utama dalam konteks hadist tentang sedekah diatas. Merekalah orang terdekat kita. Merekalah yang memiliki banyak tanggungan.

Sudahkah kamu melakukannya hari ini? Jika belum, lakukanlah sekarang, niscaya hidupmu menjadi lapang.

Baca juga : Manfaat Sedekah Subuh dan Dampaknya

Selain itu, bukankah setiap kita memiliki sanak saudara? Mari amalkan dalil tentang sedekah ini. Bahwa kita harus mau membantu saudara kita yang sedang kesusahan, baik secara moral maupun materi. Semoga bisa menjadi ladang amalmu.

  • Sedekah secara Sir

Kata sir dikutip dari bahasa Arab yakni secara diam-diam. Menunaikan sedekah dengan cara ini sangatlah dianjurkan. Ini karena dapat menghindarkan kamu dari sifat ria dan pamrih serta lebih memelihara kehormatan penerima sedekah.

Bahkan terdapat ayat tentang sedekah yang menganjurkan hal ini. Perintah ini termaktub dalam Surat al Baqarah ayat 271, Allah Taala berfirman :

اِنْ تُبْدُوا الصَّدَقٰتِ فَنِعِمَّا هِيَۚ وَاِنْ تُخْفُوْهَا وَتُؤْتُوْهَا الْفُقَرَاۤءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۗ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِّنْ سَيِّاٰتِكُمْ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan.” [QS. al Baqarah ayat 271].

Baca Juga :  Ceramah Ustad Somad : Rangkuman Ceramah Singkat

Berdasar pada ayat tentang sedekah di atas, mestinya kita harus bijak dalam bersedekah. Tahukah kamu, salah satu perbedaan zakat dan sedekah adalah zakat mesti ditampakkan karena ia amalan wajib. Sebaliknya, oleh karena hukum sedekah adalah sunnah, seyogyanya dilakukan secara diam-diam. 

Dalil tentang Sedekah dan Keutamaannya

Pengertian sedekah adalah pemberian sesuatu kepada orang yang berhak menerimanya, diluar kewajiban zakat sesuai dengan kemampuan pemberi. Tahukah kamu, ternyata sedekah juga dapat bermakna segala perbuatan yang baik-baik seperti zikir dan lainnya.

Ada salah satu dalil tentang sedekah yang menarik untuk kita simak. Dimana Rasulullah tidak membatasi jumlah kadar dan nilai pada sesuatu yang disedekahkan, bahkan sedekah dengan sebutir kurma sekalipun. Mari kita simak hadist tentang sedekah berikut ini :

اَ يَتَصَدَّقُ أَحَدُكُمْ بِتَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ إِلاَّ أَخَذَهَا اللَّهُ تعالى بِيَمِينِهِ، فَيُرَبِّيهَا كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ، أَوْ قَلُوصَهُ، حَتَّى تَكُونَ مِثْلَ الْجَبَلِ أَوْ أَعْظَمَ

“Barangsiapa yang bersedekah dengan sebutir kurma hasil dari usahanya sendiri yang baik (halal) -dan memang Allah tidak menerima kecuali yang baik saja-, maka sungguh Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya lalu akan memeliharanya untuk pemiliknya -sebagaimana jika seorang dari kalian mengasuh anak kudanya- hingga membesar seperti gunung.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sedekah juga sering dibahasakan dengan menafkahkan harta di jalan Allah. Sungguh sangat beruntung bagi mereka yang mau membelanjakan hartanya fii sabilillah. Di dalam dalil tentang sedekah, ditemukan sebuah ayat tentang sedekah yang sangat menarik untuk disimak, Allah Taala berfirman :

مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗٓ اَضْعَافًا كَثِيْرَةً ۗوَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۣطُۖ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

“Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” [QS. al Baqarah ayat 245]

Baca Juga :  Hadist tentang Sedekah di Bulan Ramadhan

Ayat ini membuktikan bahwa sedekah tidak mengurangi harta adalah benar, bahkan membuatnya semakin bertambah. Apakah kamu tertarik dengan investasi yang menjanjikan dari Allah ini?

Semoga kumpulan ayat tentang sedekah ini dapat memudahkan jalan kamu untuk sedekah setiap hari.

Hadist tentang Sedekah beserta Arabnya

Temukan informasi penting lainnya, hanya di Media Informasi Terkini, Nexmedia.